Mengenal Seni Cetak Gambar Di Kayu

prints-on-wood

Banyak cara dan media yang digunakan untuk mencetak sebuah gambar atau karya seni. Sebuah gambar bisa berisi apa saja sesuai tema sang pembuatnya.

Jika berbicara tentang caranya maka cara yang paling tua adalah melukis. Melukis adalah teknik memindahkan imajinasi gambar yang diterima mata seseorang ke suatu media semisal kertas, batu, kulit kayu, kain dan sebagainya. Sayangnya tidak semua orang mampu melakukan teknik lukis ini.

Oleh karena itulah berkembang cara-cara lain untuk mencetak sebuah gambar dan di era teknologi seperti ini mencetak gambar bukanlah hal yang susah. Kita tinggal klik dan gambar akan tercetak dalam hitungan menit atau bahkan detik.

Teknologi digital ini sempat dicibir karena tidak memiliki seni yang tinggi, tidak memiliki keunikan tersendiri dan sebagainya. Tetapi selalu ada sisi lain yang akhirnya malah menjadi keunggulan dari teknologi cetak digital yaitu keakurasian warna dan tingkat detailing yang tinggi yang akhirnya membuat teknologi ini tetap bertahan dan malah menggeser cara manual.

Dan salah satu perusahaan yang berhasil menggabungkan teknik lukis manual dengan cetak digital adalah HARVEST. Harvest adalah perusahaan kelas dunia yang memproduksi aneka lukisan dengan media canvas, karena banyaknya produksi maka tidak mungkin mereka menggunakan tenaga orang saja. Mereka butuh mesin pencetak gambar tapi bagaimana biar hasilnya bisa seperti manual. Akhirnya dipakailah cara begini, gambar dicetak secara low res menggunakan mesin digital sehingga proses produksi lebih cepat.

Kemudian para artis harvest akan menyelesaikan lukisan low res tadi dengan manual sehingga hasilnya seperti lukisan manual. Nah disinilah yang banyak konsumen tidak tahu karena kalo pegang tekstur lukisan itu memang seperti lukisan manual padahal biar mempercepat produksi mereka mencetak dulu dengan mesin digital.

Nah beralih ke media, kalo canvas memang sudah pakem ya untuk mencetak sebuah gambar atau lukisan atau photo. Tapi di era modern seperti sekarang banyak alternatif bahan yang bisa digunakan dalam industri cetak gambar seperti kayu, keramik, logam dan sebagainya.

Salah satu bahan yang menonjol adalah kayu, dengan tekstur dan penampilan yang unik maka kayu menjadi salah satu media cetak lukisan atau photo atau gambar yang unik. Dengan menggunakan kayu akan lebih terasa seninya, akan lebih berbeda feelnya dibandingkan kanvas atau kertas photo biasa.

Disinilah akhirnya teknologi cetak digital mampu meraih hati para seniman terutama yang beraliran modern. Mereka mengkreasikan seni-seninya menggunakan komputer dan kemudian di cetak di aneka jenis kayu.

Hampir semua jenis kayu dapat dicetak menggunakan mesin digital dan tentunya berseni atau tidak sangat tergantung dari obyek gambar yang dituangkan di atas kayu tersebut.

Di luar negeri, ada sebuah perusahaan yang khusus memproduksi semua cetakan berbahan kayu. Mereka menawarkan aneka produk seperti cetak photo, cetak sign atau rambu-rambu, cetak plang toko, cetak furniture dengan design atau gambar sendiri yang dicetak menggunakan mesin cetak digital.

Disinilah sebuah peluang tercipta sebenarnya dan pasar indonesia menurut saya akan sangat welcome dengan produk ini ke depannya.

Tentu bukan hal yang mudah karena harga produk-produk kreatif seperti ini akan mahal dibandingkan produk biasa. Akan tetapi jika kita mampu menjual di market yang tepat maka profitnya pun akan sangat maksimal.

So apakah anda tertarik untuk memasuki celah market ini? Kalo RONIta tertarik, dan kami memang sedang menuju ke arah sana.

Untuk itulah kami terus mempelajarinya dan sampai nanti akan ketemu bagaimana memproduksinya dengan baik.

Salam Kreatif
by RONIta

2 comments on “Mengenal Seni Cetak Gambar Di Kayu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s