Sablon Itu Memang Mahal (Butuh Biaya)

Nyablon kalo bahasa jawanya, memang tidak murah terutama jika standar yang dipakai adalah kualitas tinggi. Jika sudah bicara kualitas maka mau nyablon manual atau digital sama-sama mahalnya. Baik prosesnya atau mesinnya juga pasti mahal, contoh mesin pengering sablon manual yang profesional bisa ratusan juta. Contoh lagi harga screen bahan alumunium juga ratusan ribu sampe jutaan rupiah, bahkan untuk bikin film sablon aja mahal apalagi yang filmnya berkualitas.

Jadi mendefinisikan sablon manual dan digital hanya berdasarkan murah saja tidak tepat. Trus kalo sudah tahu mahal mau gimana? Jawabnya ya harus paham konsep jualannya sehingga kita bisa menentukan harga jual yang pas dengan tingkat kesulitan, biaya bahan baku serta kerumitan produksinya.
Kemampuan ini biasanya berdasarkan pengalaman sehingga sangat perlu menggali pengalaman dari berbagai sumber jika kita ingin paham bagaimana menentukan harga jual yang tepat. 

Contoh kaos ini harga jualnya 120rb per pcs. Nah bagaimana harga 120rb itu muncul? Harus berapa banyak kaos kita jual dengan harga tersebut agar bisa menutup biaya produksi dan mendatangkan profit? Kemudian dimana kita harus menjual kaos seharga 120rb ini?

Jika kita mampu menjawab pertanyaan itu dengan baik maka penentuan harga akan menjadi lebih mudah. Kemampuan menjawab pertanyaan ini biasanya berdasarkan pengalaman atau informasi yang bisa kita gali dari berbagai sumber.

Nah jika kita paham bahwa sablon itu “mahal” (baca butuh biaya), kenapa harus menjual di harga yang terlalu rendah? Takut ndak laku? Gak pede dengan kualitasnya? Atau karena memang kita tidak peduli dengan biaya produksi yang penting laku aja dulu. 

Jawabnya ada di diri kita masing-masing, yang jelas hasil sablon itu harus dijual sesuai dengan biayanya. Karena itulah RONIta selalu menjual kaos hasil sablonnya sesuai dengan kualitasnya.

Salam Kreatif
By RONIta

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s